06/10/2008 08:18:06 DESA Tamanagung, salah satu desa dari 14 desa yang ada di wilayah Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, dikenal sebagai desa seni pahat patung. Hal ini karena banyaknya perajin batu. Desa Tamanagung terdiri dari 16 dusun dan kurang lebih 35 persen mata pencaharian penduduknya merupakan perajin batu pahat, sedangkan selebihnya merupakan petani. Desa ini memiliki berbagai kelebihan. Salah satunya, seni kerajinan batu bermula dari seni pahat. Salah satu peninggalan batu pahat dari kerajaan Syailendra berwujud Candi Borobudur.
Ada 4 dusun di Desa Tamanagung, yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai perajin pahat batu. Keempat dusun itu meliputi Dusun Ngawisan, Ngadiretno, Tejowarno dan Sidoharjo atau yang lebih dikenal dengan sebutan Prumpung. Dusun terakhir, merupakan yang sudah terkenal sebagai dusun pemahat patung batu, dari semula sampai sekarang menggunakan material utama batu andesit.
Pada musim libur lebaran seperti sekarang ini, para perajin ukir batu di wilayah ini bisa tersenyum lebar. Pasalnya, hampir setiap pemudik dari Semarang, Cirebon, Jakarta, Tangerang, Banten dan yang lain, lewat Jalan Raya Yogyakarta-Magelang tepatnya di sekitar Monumen Bambu Runcing Kota Muntilan dari arah Yogya itu, dipastikan mampir. Meski tidak semua membeli, namun beberapa di antaranya ada juga yang tertarik untuk sekadar oleh-oleh.
Di tempat ini, memang banyak terdapat pedagang yang sekaligus juga perajin patung, cobek, batu putar, kuntulan dan aneka asesoris taman yang lain. Namun yang unik, mayoritas barang yang dijual itu terbuat dari batu kali. Bahkan di tempat itu juga terdapat miniatur Candi Borobudur dengan berbagai ukuran.
Untuk harganya, bervariasi tergantung kualitas, ukuran dan kerumitannya. Untuk patung berbagai ukuran dan bentuk, dijual mulai dari harga Rp 50.000 hingga puluhan juta. Untuk cobek dari mulai harga Rp 2.500 hingga Rp 40.000.
Sementara untuk jenis batu putar, dijual mulai Rp 250 ribu hingga Rp 700.000. Sedang untuk kuntul-kuntulan yang terbuat dari semenyang dibikin oleh ibunya dwi,,bojone mbah dar makne aan barang., dijual Rp 10.00o hingga Rp30.ooo we isoh kulakan barang..PROMOSI… “Yang jelas, semua harga itu masih dapat ditawar. Jadi tinggal kepintaran para pembeli saja menawar,” kata Bardi salah satu pedagang. PENGEN TAU LEBIH LANJUT HUBUNGI 081802768460
|